Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanjungpinang didorong untuk lebih memperhatikan kandungan gizi dalam produk makanan yang dipasarkan. Selain mendukung kesehatan masyarakat, informasi gizi dinilai mampu meningkatkan daya saing produk di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.
Hal itu mengemuka dalam pertemuan rutin Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tanjungpinang yang dirangkaikan dengan sosialisasi nilai gizi makanan bagi pelaku UMKM di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).
Ketua GOW Kota Tanjungpinang, Handayani, mengatakan pelaku usaha kuliner tidak cukup hanya menghadirkan produk yang lezat, tetapi juga harus memahami kualitas gizi yang terkandung di dalamnya.
“Pelaku UMKM perlu memahami kandungan gizi dalam produk yang mereka hasilkan. Selain meningkatkan kualitas produk, hal ini juga menjadi bentuk tanggung jawab kepada konsumen,” ujar Handayani.
Menurutnya, tren masyarakat yang semakin peduli terhadap pola makan sehat menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan nilai tambah produknya. Informasi gizi yang jelas dapat memperkuat kepercayaan konsumen sekaligus menjadi keunggulan kompetitif.
Sebagai narasumber, Kepala Seksi Distribusi dan Pengamanan UPTD Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Sulistiawati, menjelaskan bahwa kualitas gizi makanan sangat dipengaruhi oleh pemilihan bahan baku dan proses pengolahan yang tepat.
“Pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menyediakan makanan yang aman dan bergizi bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pencantuman informasi gizi kini tidak hanya menjadi kebutuhan konsumen, tetapi juga bagian dari strategi pemasaran produk pangan.
“Informasi nilai gizi dapat meningkatkan nilai jual produk dan memperkuat daya saing UMKM di tengah persaingan pasar,” jelas Sulistiawati.
Melalui kegiatan ini, GOW berharap pelaku UMKM semakin memahami pentingnya keamanan pangan dan nilai gizi sehingga mampu menghasilkan produk yang sehat, berkualitas, dan lebih kompetitif di pasar. (Red)













Discussion about this post