Jumat, 29 Mei 2026
Lidiknusantara.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
    • All
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Rokan Hulu
    • Sumbar
    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

    FIFGROUP Raih Dua Penghargaan CSR Nasional

    FIFGROUP Raih Dua Penghargaan CSR Nasional

    Polri Percepat Dapur MBG, 166 SPPG Siap Diresmikan Presiden

    Polri Percepat Dapur MBG, 166 SPPG Siap Diresmikan Presiden

  • Kepri
    • All
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjungpinang
    Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

    Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

    Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

    Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

    56 Sapi Kurban Pemko Tanjungpinang Disalurkan ke Warga

    56 Sapi Kurban Pemko Tanjungpinang Disalurkan ke Warga

  • Artikel
    • All
    • Edukasi
    • Olahraga
    • Seni & Budaya
    • Teknologi
    Jangan Terkecoh! 5 Modus Penipuan Digital yang Sedang Ramai di Indonesia

    Jangan Terkecoh! 5 Modus Penipuan Digital yang Sedang Ramai di Indonesia

    Mengenal Doomscrolling: Alasan Sulitnya Berhenti Mengonsumsi Berita Buruk di Medsos

    Mengenal Doomscrolling: Alasan Sulitnya Berhenti Mengonsumsi Berita Buruk di Medsos

    Menjaga Identitas Bangsa Melalui Keindahan 4 Kain Tradisional Nusantara

    Menjaga Identitas Bangsa Melalui Keindahan 4 Kain Tradisional Nusantara

  • Opini
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
    • All
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Rokan Hulu
    • Sumbar
    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

    FIFGROUP Raih Dua Penghargaan CSR Nasional

    FIFGROUP Raih Dua Penghargaan CSR Nasional

    Polri Percepat Dapur MBG, 166 SPPG Siap Diresmikan Presiden

    Polri Percepat Dapur MBG, 166 SPPG Siap Diresmikan Presiden

  • Kepri
    • All
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjungpinang
    Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

    Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

    Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

    Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

    56 Sapi Kurban Pemko Tanjungpinang Disalurkan ke Warga

    56 Sapi Kurban Pemko Tanjungpinang Disalurkan ke Warga

  • Artikel
    • All
    • Edukasi
    • Olahraga
    • Seni & Budaya
    • Teknologi
    Jangan Terkecoh! 5 Modus Penipuan Digital yang Sedang Ramai di Indonesia

    Jangan Terkecoh! 5 Modus Penipuan Digital yang Sedang Ramai di Indonesia

    Mengenal Doomscrolling: Alasan Sulitnya Berhenti Mengonsumsi Berita Buruk di Medsos

    Mengenal Doomscrolling: Alasan Sulitnya Berhenti Mengonsumsi Berita Buruk di Medsos

    Menjaga Identitas Bangsa Melalui Keindahan 4 Kain Tradisional Nusantara

    Menjaga Identitas Bangsa Melalui Keindahan 4 Kain Tradisional Nusantara

  • Opini
  • Advertorial
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Lidiknusantara.com
No Result
View All Result
Home Kepri Bintan

Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

Redaksi by Redaksi
29/05/2026 1:30 PM
in Bintan
0
Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan.

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lidiknusantara.com, Bintan – Hampir sepekan berlalu sejak Akbar, pemilik kelong apung di Desa Berakit, Bintan, menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polres Bintan. Namun hingga kini, ia bersama rekan-rekannya masih menunggu kepastian hukum terkait dugaan perusakan dan penjarahan kelong miliknya.

Dalam laporannya, Akbar membeberkan kronologi peristiwa yang menyebabkan kelong apungnya hanyut hingga ke perbatasan Malaysia.

Peristiwa itu bermula pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, Akbar bersama anak buahnya hendak mengoperasikan kelong. Namun setibanya di lokasi, kelong tersebut sudah tidak berada di titik biasanya. Informasi dari nelayan sekitar menyebutkan kelong itu hilang.

Akbar bersama nelayan lainnya kemudian melakukan pencarian. Karena hingga pukul 23.30 WIB kelong belum ditemukan, pencarian sementara dihentikan demi keselamatan.

Tali Jangkar Diduga Sengaja Diputus

Titik terang muncul pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 10.57 WIB. Akbar menerima informasi bahwa tali jangkar kelong miliknya diduga sengaja diputus. Dugaan itu diperkuat kesaksian nelayan yang mengaku melihat terduga pelaku memotong tali jangkar milik nelayan lain bernama Akim.

Kecurigaan nelayan Berakit kemudian mengarah kepada oknum nelayan dari desa lain yang diduga terlibat dalam perusakan tersebut.

Pada malam harinya sekitar pukul 20.41 WIB, Akbar mendapat kabar bahwa kelong miliknya hanyut hingga wilayah perbatasan Malaysia. Keesokan harinya, Jumat (22/5/2026) pukul 11.00 WIB, ia bersama tim bergerak menuju lokasi.

Kelong akhirnya ditemukan dan dievakuasi kembali ke perairan Indonesia. Kapal pemanen ikan itu tiba di bibir pantai Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kerugian Capai Ratusan Juta

Saat memeriksa kondisi kelong, Akbar mendapati sejumlah barang berharga hilang, di antaranya dua fiber, dua gulung tali jangkar, dan satu jangkar utama.

Dugaan sabotase semakin menguat setelah ditemukan sisa jaring asing tersangkut di bagian bawah kelong serta bekas potongan rapi pada tali jangkar.

“Saya mengalami kerugian materil dan nonmateril. Hilangnya tali, fiber, dan jangkar saja mencapai Rp15 juta. Belum lagi biaya negosiasi dengan polisi perbatasan Malaysia dan biaya akomodasi lainnya yang menghabiskan kurang lebih Rp100 juta,” ujar Akbar kepada media ini, Jumat (29/5/2026).

Didampingi Ketua Nelayan Berakit, Dinar, Akbar telah menyerahkan bukti dan laporan ke Polres Bintan. Namun, lambatnya penanganan kasus membuat nelayan setempat mulai resah dan merasa tidak aman saat melaut.

“Saya mohon kepada penyidik Polres Bintan agar serius menanggapi laporan kami. Kami tidak hanya rugi besar, tapi juga resah saat melaut. Saya minta pihak yang kami curigai segera dipanggil dan diperiksa,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini belum memperoleh konfirmasi dari pihak Polres Bintan maupun pihak terkait lainnya. (rais/tim)

Tags: Headline
Previous Post

Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

Next Post

Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

Discussion about this post

Berita Terkini

Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

Oknum Polisi Dikeroyok di THM Tanjungpinang, Satreskrim Dalami Motif dan Periksa Alat Bukti

29/05/2026 2:00 PM

Kelong Nelayan Berakit Hilang, Korban Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan

Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara

FIFGROUP Raih Dua Penghargaan CSR Nasional

56 Sapi Kurban Pemko Tanjungpinang Disalurkan ke Warga

Sekolah Lansia di Bintan Jadi Ruang Bahagia Orang Tua

Lidiknusantara

© 2019 Lidiknusantara.com All Rights Reserved.

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer

Media Sosial

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Sumbar
  • Kepri
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Batam
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Edukasi
  • Seni & Budaya
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Opini
  • Advertorial
  • Galeri Foto

© 2019 Lidiknusantara.com All Rights Reserved.