Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang resmi memulai perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XX Tahun 2026 di Melayu Square, Senin (27/4/2026) malam.
Ajang ini merupakan panggung pemanasan sebelum Tanjungpinang menjamu kafilah se-Kepulauan Riau pada MTQH XII tingkat provinsi mendatang.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, membuka langsung acara yang diawali dengan defile khidmat para kafilah dari seluruh kecamatan.
Dalam sambutannya, Lis menegaskan bahwa status Tanjungpinang sebagai calon tuan rumah tingkat provinsi menuntut standar pelaksanaan dan kualitas peserta yang lebih tinggi tahun ini.
“MTQH tingkat kota ini menjadi ajang persiapan sekaligus pembuktian kesiapan Tanjungpinang sebagai tuan rumah tingkat provinsi nanti. Kami ingin momentum ini membumikan Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter religius masyarakat,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi spiritual, Pemkot Tanjungpinang menyulap kawasan Melayu Square menjadi pusat ekonomi kreatif melalui MTQH Expo.
Sebanyak 57 stan yang dikelola oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bersama BUMD memamerkan produk unggulan IKM, perbankan, hingga instansi vertikal untuk menggairahkan ekonomi lokal selama acara berlangsung.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang sekaligus Ketua LPTQ, Raja Ariza, menaruh harapan besar pada objektivitas penilaian. Ia menginstruksikan dewan hakim untuk bekerja secara profesional guna menyaring bibit unggul yang mampu bersaing di kancah nasional.
“Saya berharap dewan hakim dapat bekerja secara selektif, objektif, dan bertanggung jawab dalam menentukan peserta terbaik yang akan menjadi wakil Kota Tanjungpinang di ajang yang lebih tinggi,” tegasnya.
Perhelatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 2 Mei 2026 ini menghadirkan berbagai cabang lomba, mulai dari seni baca Al-Qur’an hingga hafalan hadits.
Lokasi Melayu Square dipilih karena dianggap ideal dari sisi aksesibilitas dan kenyamanan, yang diharapkan mampu menarik minat ribuan pengunjung untuk meramaikan syiar Islam di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau ini. (Riyan/Red)













Discussion about this post