Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Sebanyak 570 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari berbagai instansi di Kepulauan Riau dinyatakan lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026.
Para peserta yang berhasil menyelesaikan tahapan pembentukan karakter dan kompetensi ASN itu diingatkan agar tidak hanya mengejar status pegawai negeri, tetapi benar-benar menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, saat menghadiri penutupan Latsar CPNS 2026 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2026).
“ASN adalah pelayan masyarakat. Jangan meminta untuk dihormati, tetapi berikan pelayanan terbaik. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, kalau bisa dipercepat mengapa diperlambat,” tegas Misni.
Berdasarkan laporan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepri, pelatihan diikuti 571 peserta dari sejumlah instansi pemerintah di Kepri. Sebanyak 570 peserta dinyatakan lulus, sementara satu peserta dari Kabupaten Lingga tidak menyelesaikan program karena mengundurkan diri sebagai CPNS.
Dari peserta yang lulus, 250 orang meraih predikat sangat memuaskan dan 320 orang memperoleh predikat memuaskan.
Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Tri Widodo Wahyu Utomo, menegaskan bahwa Latsar bukan sekadar syarat administratif menuju pengangkatan ASN.
“Latsar merupakan fondasi awal bagi setiap ASN untuk memahami peran, fungsi, serta tanggung jawabnya sebagai pelayan publik,” ujarnya.
Ia meminta para CPNS terus menjaga integritas, disiplin, dan kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan birokrasi yang semakin dinamis.
Misni juga mengingatkan agar nilai-nilai ASN BerAKHLAK diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari, bukan hanya menjadi slogan. Menurutnya, di era keterbukaan informasi, kualitas pelayanan publik akan selalu menjadi sorotan masyarakat.
“Jadikan orientasi pelayanan sebagai budaya kerja, karena sejatinya ASN adalah pelayan masyarakat,” katanya. (Red)













Discussion about this post