Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Polresta Tanjungpinang memperkuat patroli malam untuk mencegah tindak kriminalitas dan menjaga keamanan masyarakat. Kegiatan tersebut menyasar kawasan permukiman, pusat keramaian hingga sejumlah lokasi yang dinilai rawan kejahatan.
Patroli dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dilaksanakan Satuan Samapta sejak Sabtu (19/9/2026) malam hingga Minggu (20/9/2026) dini hari, mulai pukul 20.00 WIB hingga 03.00 WIB.
Personel menggunakan kendaraan patroli roda empat dan menyisir sejumlah kawasan, termasuk Kampung Bugis, Senggarang, Jalan Temiang, Jalan Ketapang, Pelabuhan Penyengat, Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), kawasan Pelantar 1 hingga 3, Jalan Kartini Tepi Laut, Melayu Square, kawasan Pasar Ikan, Jalan Merdeka, Jalan Bintan hingga sejumlah ruas jalan lainnya.
Kasat Samapta Polresta Tanjungpinang AKP Adam Yulizar mengatakan personel juga menyambangi pedagang UMKM, pedagang kaki lima serta masyarakat yang berkumpul di sejumlah pusat keramaian.
“Personel memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pidana serta menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan,” ujar Adam.
Petugas mengingatkan masyarakat, terutama pengunjung pusat hiburan dan perbelanjaan, agar menjaga barang berharga serta memperhatikan keamanan diri di tengah keramaian.
Patroli juga menyasar pertokoan, objek vital, kawasan perumahan dan perkampungan. Personel turut memantau area sekitar kediaman Gubernur Kepri dan Bupati Bintan yang berada di wilayah Kota Tanjungpinang.
Adam menyebut kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk menghadirkan polisi di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan patroli dan cooling system ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” katanya.
Selama kegiatan, situasi kamtibmas dilaporkan aman dan kondusif. (Red)













Discussion about this post