Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Tumpukan sampah yang menyangkut pada jaringan kabel optik di dalam drainase menjadi temuan penting saat Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, meninjau pembersihan saluran air di Jalan D.I Panjaitan Km 7, Sabtu (6/6/2026).
Temuan tersebut mengungkap salah satu penyebab terganggunya aliran air yang kerap memicu genangan saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Sampah terlihat menumpuk di beberapa titik kabel optik yang membentang di dalam saluran drainase. Kondisi itu baru terungkap setelah petugas melakukan pengerukan endapan dan pembersihan saluran secara menyeluruh.
“Kalau saluran air dipenuhi hambatan seperti ini, air tidak bisa mengalir dengan lancar. Saat hujan deras, air mudah meluap ke jalan,” kata Lis.
Pembersihan drainase dilakukan secara gotong royong oleh Dinas Lingkungan Hidup, petugas Pemadam Kebakaran Tanjungpinang, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Menindaklanjuti temuan tersebut, Lis meminta perusahaan pemilik jaringan kabel optik segera melakukan penataan ulang kabel yang berada di dalam drainase. Pemerintah Kota Tanjungpinang memberikan waktu tiga hingga empat hari untuk melakukan pembenahan.
“Pihak perusahaan diberi waktu tiga hingga empat hari untuk melakukan pembenahan. Jika tidak ada tindak lanjut, pemerintah kota akan mengambil langkah sesuai ketentuan agar fungsi drainase tidak terganggu,” tegasnya.
Lis juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkoordinasi dengan pihak perusahaan agar penataan utilitas dapat segera dilakukan tanpa mengganggu fungsi saluran air.
Pemko Tanjungpinang saat ini tengah menggencarkan program pembersihan drainase di sejumlah wilayah. Setelah kawasan Jalan D.I Panjaitan hingga Batu 10, kegiatan serupa akan dilanjutkan ke titik lain yang dinilai rawan genangan.
Selain pembenahan infrastruktur, Lis mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah melakukan pembenahan, sementara masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air tidak kembali tersumbat,” ujarnya. (Red)













Discussion about this post