Lidiknusantara.com, Batam – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepri yang memiliki posisi strategis sebagai jalur pelayaran internasional.
Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Sabuk Kamtibmas Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Senin (22/6/2026).
Menurut Kapolda, tantangan keamanan terus berkembang seiring pesatnya arus informasi dan munculnya berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk pencurian fasilitas umum yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.
“Stabilitas kamtibmas tidak bisa diwujudkan hanya oleh Polri. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif,” ujar Asep.
Ia menilai keamanan yang terjaga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Kepulauan Riau. Karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat harus terus diperkuat agar wilayah perbatasan ini tetap kondusif.
Kapolda juga mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat Polri 110 atau kantor polisi terdekat.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Laporkan setiap gangguan kamtibmas dan tetap utamakan keselamatan dalam setiap tindakan,” katanya.
Apel Sabuk Kamtibmas merupakan agenda Polda Kepri untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
Pada kesempatan tersebut, Polda Kepri juga menyalurkan 500 paket bantuan sosial kepada peserta apel sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. (Red)













Discussion about this post