Lidiknusantara.com, Batam – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kepulauan Riau membangun sistem keamanan berlapis di Kota Batam untuk menjamin kelancaran ibadah puasa 1447 H.
Polda Kepri menyebar 173 personel khusus, termasuk unit pelacak K-9 dan Tim Tanjak, ke 60 titik strategis mulai Senin (23/2/2026).
Polda Kepri memfokuskan pengamanan ini pada pusat keramaian dan objek vital. Pasukan menjaga ketat kawasan pelabuhan, bandara, pasar tumpah, pusat perbelanjaan, rumah ibadah, hingga area permukiman warga.
Polisi juga turun langsung mengurai kemacetan saat jam rawan ngabuburit, mengawal pelaksanaan salat tarawih, hingga rutin berpatroli pada jam rawan menjelang waktu sahur.
Untuk menutup celah kejahatan penyelundupan selama Ramadhan, polisi mengerahkan Unit K-9. Pasukan anjing pelacak ini bertugas mensterilisasi secara menyeluruh area masuk utama Batam, yakni bandara dan pelabuhan.
Di saat yang sama, tim patroli reguler dan Polwan menyisir jalanan lewat pendekatan dialogis untuk menyerap informasi langsung dari warga terkait potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Mewakili Dirsamapta Kombes Pol Joko Adi Nugroho, Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei menegaskan bahwa operasi terpadu ini merupakan komitmen mutlak Polri dalam mengamankan bulan suci.
“Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan rasa tenang kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan harmonis,” ujar Nona.
Sebagai langkah antisipasi ekstra, Polda Kepri meminta masyarakat bertindak proaktif dan tidak ragu melapor jika menemui situasi darurat.
Warga dapat segera mengakses bantuan kepolisian, memantau peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan cukup dengan menekan Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps di ponsel pintar. (Red)














Discussion about this post