Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Tanjungpinang meningkatkan patroli dan edukasi keselamatan di sejumlah perairan Kota Tanjungpinang untuk mengantisipasi risiko kecelakaan laut di tengah cuaca yang tidak menentu.
Patroli berlangsung di kawasan Plantar II, Plantar Kuning, Pulau Penyengat, hingga Pantai Setumu, Tanjung Siambang, Kamis (4/6/2026). Dalam kegiatan itu, petugas menyasar nelayan, masyarakat pesisir, nakhoda kapal, anak buah kapal (ABK), serta pengguna transportasi laut.
Personel mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu saat beraktivitas di laut. Selain itu, petugas juga mengedukasi pentingnya penggunaan alat keselamatan pelayaran, termasuk jaket pelampung dan perlengkapan darurat lainnya.
Tak hanya memberikan imbauan, Sat Polairud turut mengawasi operasional kapal penumpang untuk memastikan tidak terjadi pelanggaran berupa kelebihan kapasitas penumpang yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Kasat Polairud Polresta Tanjungpinang, AKP Arif Ridho, mengatakan patroli rutin menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aspek keselamatan di laut.
“Dengan adanya patroli dan edukasi secara langsung kepada masyarakat, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran semakin meningkat sehingga aktivitas di wilayah perairan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Selain keselamatan pelayaran, petugas juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan perairan guna mendukung kelestarian lingkungan pesisir dan laut.
Menurut Arif, kehadiran polisi di wilayah perairan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh edukasi dan perlindungan saat menjalankan aktivitas maritim.
“Melalui kegiatan ini, Polresta Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah perairan Kota Tanjungpinang,” katanya. (Riyan/Red)













Discussion about this post