Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Tanjungpinang meningkat dari 217 kasus pada minggu ke-39 menjadi 334 kasus pada minggu ke-40 tahun 2026. Di tengah kualitas udara yang tidak sehat, Dinas Kesehatan mengingatkan orang tua agar melindungi anak, terutama balita, dari paparan polusi.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam, menyarankan orang tua membatasi aktivitas anak di luar ruangan. Langkah ini dapat dilakukan dengan mengurangi atau menghentikan sementara kegiatan bermain di luar rumah serta mengikuti arahan sekolah dan pemerintah setempat.
“Masyarakat diharapkan lebih memperhatikan kondisi udara dan menerapkan langkah pencegahan, terutama untuk melindungi balita dan anak-anak dari paparan polusi,” ujar Rustam, Rabu (14/10/2026).
Ia juga meminta orang tua memastikan anak menggunakan masker yang sesuai ukuran wajah, terpasang rapat, dan menutupi hidung serta mulut jika harus beraktivitas di luar saat udara berpolusi atau berasap.
Untuk mengurangi polusi yang masuk ke rumah, masyarakat disarankan menutup pintu dan jendela. Orang tua juga perlu menjauhkan anak dari sumber polusi lain, seperti asap rokok dan pembakaran sampah terbuka.
“Anak juga perlu dijauhkan dari sumber polusi lain, seperti asap rokok dan pembakaran sampah terbuka,” katanya.
Selain menjaga lingkungan, orang tua perlu memastikan kebutuhan cairan dan gizi anak terpenuhi serta memantau kondisi kesehatannya.
Rustam mengingatkan orang tua segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan jika mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, atau demam tinggi agar mendapat pemeriksaan lebih lanjut. (Red)













Discussion about this post