Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Selain kesiapan arena perlombaan, perhatian utama diarahkan pada pelayanan dan kenyamanan ratusan kafilah yang akan datang dari seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Hal itu mengemuka dalam rapat persiapan MTQH XII yang dipimpin Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (12/6/2026).
Rapat membahas berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari venue perlombaan, akomodasi, transportasi, kesehatan, keamanan, hingga penyambutan peserta dengan nuansa adat Melayu.
Raja Ariza meminta seluruh perangkat daerah dan panitia memastikan setiap kebutuhan kafilah dapat terpenuhi dengan baik sejak kedatangan hingga pelaksanaan kegiatan selesai.
“Walaupun kita bertindak sebagai tuan rumah yang mengurus berbagai keperluan kafilah dari kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau, saya menekankan agar untuk kafilah Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri dilakukan rapat koordinasi khusus. Jangan sampai ada kebutuhan kafilah kita yang terlewat,” tegasnya.
MTQH XII akan digelar di sejumlah lokasi, di antaranya Gedung LAM Kepri sebagai arena utama, Masjid Nur Ilahi Dompak, Masjid Agung Al Hikmah, Gedung Veteran, serta beberapa hotel yang akan digunakan untuk cabang perlombaan tertentu.
Selain perlombaan, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda pendukung seperti malam ta’aruf, pawai ta’aruf, bazar MTQH, serta kegiatan penyambutan resmi bagi kafilah di bandara dan pelabuhan.
Pemko Tanjungpinang memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQH melalui penyediaan fasilitas pendukung, mulai dari tenda, sistem tata suara, pencahayaan, genset, armada transportasi, hingga layanan kesehatan dan kebersihan.
Raja Ariza berharap MTQH XII tidak hanya berjalan lancar dan tertib, tetapi juga mampu menampilkan wajah Tanjungpinang sebagai pusat budaya Melayu yang religius dan ramah bagi seluruh peserta. (Red)













Discussion about this post