Lidiknusantara.com, Lingga – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek ke-2577 tahun 2026, lebih dari 1.000 lampion merah terpasang di sejumlah titik strategis Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga.
Pemasangan dilakukan sebagai bagian dari tradisi tahunan umat Tionghoa dalam menyambut pergantian tahun baru.
Lampion dipasang oleh para pemuda Tionghoa di sepanjang kawasan jembatan hingga pelabuhan, ruas jalan utama, serta area kelenteng. Hiasan bernuansa merah itu menambah semarak suasana sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian perayaan Imlek di wilayah tersebut.
Salah seorang warga Tionghoa mengatakan, pemasangan lampion bukan sekadar dekorasi, tetapi memiliki makna simbolis dan spiritual bagi umat.
“Lampion menjadi simbol penyambutan Tahun Baru Imlek. Selain memperindah pemandangan, juga bermakna penerangan pikiran dan jiwa agar memasuki tahun baru dengan harapan yang lebih baik,” ujarnya, Senin (16/02/2026).
Ia menambahkan, tradisi ini juga mencerminkan persatuan dan toleransi yang telah lama terjaga di Pancur. Pemasangan lampion di ruang publik dinilai sebagai wujud kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama di Lingga Utara.
Selain pemasangan lampion, rangkaian perayaan Imlek juga diisi dengan kegiatan penyambutan malam pergantian tahun di Vihara Budha Matria bersama umat dan masyarakat sekitar.
Perayaan Imlek 2577 diharapkan membawa keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan harmoni sosial di Kabupaten Lingga. (Ronijs)














Discussion about this post