Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memfokuskan pendistribusian air bersih ke fasilitas kesehatan vital dan wilayah pesisir guna menjaga stabilitas pelayanan publik di tengah kemarau.
Hingga Rabu (1/4/2026), tim gabungan telah menyuplai total 533 ton air ke berbagai titik kritis di seluruh kota.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kepulauan Riau menjadi salah satu objek vital yang menerima pasokan besar, yakni sebanyak 17 ton. Langkah ini pemerintah ambil untuk menjamin operasional medis tetap berjalan optimal tanpa gangguan krisis air.
Selain fasilitas kesehatan, wilayah Kampung Bugis juga mendapatkan atensi khusus dengan pasokan mencapai 27 ton.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan bahwa peningkatan volume distribusi ini merupakan hasil pemetaan ulang terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan paling parah.
“Total penyaluran air bersih hingga saat ini telah mencapai sekitar 533 ton. Ini menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan berkelanjutan,” ujar Teguh dalam keterangannya.
Tim logistik yang terdiri dari unsur BPBD dan PDAM juga menyisir kawasan Senggarang, termasuk Perumahan Griya Senggarang Permai yang menerima 13 ton air.
Tidak hanya pemukiman, bantuan ini turut menyasar rumah-rumah ibadah seperti Masjid Nurussa’adah dan Masjid Al Isra’ untuk mendukung aktivitas keagamaan warga.
Teguh menambahkan bahwa pola distribusi saat ini lebih adaptif. Petugas di lapangan bergerak dinamis merespons laporan mendadak dari warga melalui kanal pengaduan resmi.
“Kami terus melakukan pemetaan kebutuhan dan memastikan distribusi berjalan merata. Jika masih ada wilayah yang mengalami kesulitan air, tentu akan segera kami tindaklanjuti,” tambahnya.
Operasi kemanusiaan ini tetap melibatkan armada tangki yang bergerak menyisir kawasan strategis seperti Bintan Center hingga perumahan Kijang Kencana.
Pemko Tanjungpinang menjamin pasokan bantuan ini akan terus mengalir hingga akses air mandiri masyarakat kembali pulih. (Riyan/Red)













Discussion about this post