Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda Kota Tanjungpinang dan sekitarnya pada Sabtu (12/10/2026) tidak hanya mematikan lampu, tetapi juga melumpuhkan jaringan internet rumah dan sinyal telepon seluler secara massal.
Gangguan pasokan listrik massal yang terjadi sejak pukul 06.30 WIB ini berdampak luas pada aktivitas warga di Batam, Tanjungpinang, hingga Kabupaten Bintan. Peristiwa yang terjadi di jam sibuk pagi hari tersebut menghentikan sementara roda perekonomian dan mengganggu sistem telekomunikasi masyarakat.
Dampak blackout ini menjadi catatan merah bagi keandalan infrastruktur energi dan telekomunikasi di Kepulauan Riau (Kepri). Tingginya ketergantungan masyarakat pada listrik dan internet membuat gangguan berskala besar ini berdampak signifikan terhadap efisiensi kerja dan dunia usaha.
Selain itu, kejadian ini membuktikan bahwa sistem daya cadangan (backup power) pada menara telekomunikasi (BTS) di lokasi terdampak masih sangat lemah. Akibatnya, saat pasokan listrik PLN terputus, jaringan telekomunikasi ikut runtuh secara bersamaan. (rais)













Discussion about this post