Sabtu, 14 Februari 2026
Lidiknusantara.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
    • All
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Rokan Hulu
    • Sumbar
    Taruna Akpol Turun Langsung, Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana Aceh Tamiang

    Taruna Akpol Turun Langsung, Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana Aceh Tamiang

    Laporan ASPI: Kandang Baterai Tekan Kesejahteraan Itik

    Laporan ASPI: Kandang Baterai Tekan Kesejahteraan Itik

    Prabowo Ajak Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Besar dan Tak Takut Gagal

    Prabowo Ajak Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Besar dan Tak Takut Gagal

  • Kepri
    • All
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjungpinang
    Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

    Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

    Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

    Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

    KNTI Minta Pemerintah Tegas Soal Dugaan Penimbunan Mangrove Tanpa Izin.

    KNTI Minta Pemerintah Tegas Soal Dugaan Penimbunan Mangrove Tanpa Izin

  • Artikel
    • All
    • Edukasi
    • Olahraga
    • Seni & Budaya
    • Teknologi
    Bedah Buku "Kala Laut Bercerita, Pulau Mendengar": Ikhtiar Merawat Ingatan Budaya di Bumi Segantang Lada

    Bedah Buku “Kala Laut Bercerita, Pulau Mendengar”: Ikhtiar Merawat Ingatan Budaya di Bumi Segantang Lada

    Makam Daeng Celak, Jejak Sejarah Bugis di Tanjungpinang

    Makam Daeng Celak, Jejak Sejarah Bugis di Tanjungpinang

    Bagaimana Musik Dapat Meningkatkan Kinerja Otak? Ini Penjelasannya!

    Bagaimana Musik Dapat Meningkatkan Kinerja Otak? Ini Penjelasannya!

  • Opini
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
    • All
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Rokan Hulu
    • Sumbar
    Taruna Akpol Turun Langsung, Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana Aceh Tamiang

    Taruna Akpol Turun Langsung, Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana Aceh Tamiang

    Laporan ASPI: Kandang Baterai Tekan Kesejahteraan Itik

    Laporan ASPI: Kandang Baterai Tekan Kesejahteraan Itik

    Prabowo Ajak Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Besar dan Tak Takut Gagal

    Prabowo Ajak Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Besar dan Tak Takut Gagal

  • Kepri
    • All
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjungpinang
    Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

    Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

    Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

    Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

    KNTI Minta Pemerintah Tegas Soal Dugaan Penimbunan Mangrove Tanpa Izin.

    KNTI Minta Pemerintah Tegas Soal Dugaan Penimbunan Mangrove Tanpa Izin

  • Artikel
    • All
    • Edukasi
    • Olahraga
    • Seni & Budaya
    • Teknologi
    Bedah Buku "Kala Laut Bercerita, Pulau Mendengar": Ikhtiar Merawat Ingatan Budaya di Bumi Segantang Lada

    Bedah Buku “Kala Laut Bercerita, Pulau Mendengar”: Ikhtiar Merawat Ingatan Budaya di Bumi Segantang Lada

    Makam Daeng Celak, Jejak Sejarah Bugis di Tanjungpinang

    Makam Daeng Celak, Jejak Sejarah Bugis di Tanjungpinang

    Bagaimana Musik Dapat Meningkatkan Kinerja Otak? Ini Penjelasannya!

    Bagaimana Musik Dapat Meningkatkan Kinerja Otak? Ini Penjelasannya!

  • Opini
  • Advertorial
  • Galeri Foto
No Result
View All Result
Lidiknusantara.com
No Result
View All Result
Home Kepri Bintan

Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

Redaksi by Redaksi
14/02/2026 2:00 PM
in Bintan
0
Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

Imin, tekong nelayan di Kelurahan Kawal, Kabupaten Bintan. (Foto: Ist)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lidiknusantara.com, Bintan – Limbah minyak hitam (sludge oil) kembali mencemari pesisir Kabupaten Bintan. Pencemaran ini tidak hanya merusak pesisir, tetapi juga menghancurkan alat tangkap nelayan dan menurunkan hasil tangkapan laut hingga sekitar 70 persen.

Material limbah ditemukan dalam bentuk karung-karung yang mengapung di perairan pesisir. Banyak karung pecah dan bocor, membuat minyak menyebar ke permukaan laut serta menempel pada jaring nelayan.

Dampak paling terasa terjadi pada alat tangkap. Jaring yang terpapar minyak menjadi licin, berbau tajam, dan sulit difungsikan kembali. Kondisi ini memaksa sebagian nelayan mengurangi aktivitas melaut karena biaya pembersihan dan risiko kerusakan semakin besar.

Imin, tekong nelayan di Kelurahan Kawal, Kabupaten Bintan, membenarkan situasi tersebut. Ia menyebut limbah minyak membuat jaring nyaris tidak layak pakai dan mengusir ikan dari area tangkap.

“Bisa digunakan, tapi sulit karena licin. Dan ikan pun tak bakalan dekat karena bau menyengat. Bahkan kami aja tak tahan sama baunya,” kata Imin kepada awak media, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, penurunan hasil tangkapan terjadi sangat drastis sejak pesisir terdampak pencemaran. Jika sebelumnya nelayan bisa membawa pulang hingga sekitar 100 kilogram ikan, kini hasilnya merosot tajam.

“Sekarang paling tinggal 20 sampai 30 kilogram. Jauh sekali turunnya,” ujarnya.

Keluhan nelayan juga menyasar dampak ekonomi jangka pendek. Selain hasil tangkapan turun, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membersihkan atau mengganti jaring yang rusak akibat terlapisi minyak.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan menyatakan pemerintah daerah telah melakukan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait. Ia menilai persoalan sludge oil tidak bisa ditangani secara parsial.

“Karena persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendiri. Jadi dari hulu ke hilirnya harus diselesaikan. Tentu limbah ini ada penyebabnya, dan penyebabnya itu yang harus dihentikan,” tegas Roby.

Pemerintah daerah saat ini mendorong penanganan terpadu, mulai dari penelusuran sumber limbah hingga langkah pencegahan agar pencemaran tidak terus berulang dan merugikan nelayan pesisir. (Adnan)

Tags: Headline
Previous Post

KNTI Minta Pemerintah Tegas Soal Dugaan Penimbunan Mangrove Tanpa Izin

Next Post

Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

Discussion about this post

Berita Terkini

Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

Jelang Ramadan, PLN Dabo-Daik Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik

14/02/2026 2:30 PM

Limbah Minyak Hitam Kepung Pesisir Bintan, Nelayan Kehilangan Hasil hingga 70 Persen

KNTI Minta Pemerintah Tegas Soal Dugaan Penimbunan Mangrove Tanpa Izin

Gandeng Akademisi, KNTI Bintan Bahas Hak dan Ruang Tangkap Nelayan

Galang Batang Terancam, Tambang Pasir Ilegal Akan Bangkit Lagi

Penimbunan Mangrove, Bencana Ekologis Menanti dan Hancurnya Ekosistem Pesisir di Bintan

Lidiknusantara

© 2019 Lidiknusantara.com All Rights Reserved.

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Perilaku Perusahaan
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Disclaimer

Media Sosial

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
    • Sumbar
  • Kepri
    • Tanjungpinang
    • Bintan
    • Batam
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Anambas
  • Edukasi
  • Seni & Budaya
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Opini
  • Advertorial
  • Galeri Foto

© 2019 Lidiknusantara.com All Rights Reserved.