Lidiknusantara.com, Karimun – Produk UMKM asal Karimun dan Kepulauan Riau mendapat kesempatan menembus pasar Malaysia melalui ajang bazar koperasi yang digelar di Bandar Johor Bahru, Malaysia, 5–7 September 2026.
Perwakilan Koperasi Karimun yang dipimpin H. Abdul Latif hadir dalam kegiatan tersebut dengan membawa berbagai produk lokal, mulai dari makanan dan camilan khas Melayu, aksesori, hingga rokok daun nipah.
Abdul Latif mengatakan sejumlah produk yang dibawa ke ajang tersebut mendapat respons positif dari pengunjung dan berhasil terjual.
“Alhamdulillah, hasil karya dan produk UMKM yang kami bawa, termasuk makanan khas Melayu, aksesori dan rokok daun nipah, bisa terjual di acara bazar tersebut,” ujar Abdul Latif saat dihubungi media melalui telepon selulernya di Malaysia.
Menurutnya, kesempatan mengikuti pameran di luar negeri harus dimanfaatkan pelaku UMKM Kepri untuk memperkenalkan sekaligus menguji daya saing produk lokal di pasar internasional.
Ia berharap para pelaku UMKM terus meningkatkan produksi dengan memanfaatkan bahan alam yang tersedia di Kepri tanpa mengabaikan kualitas.
“Kami berharap para anggota UMKM Kepri terus semangat memproduksi hasil bahan alam yang ada di Kepri dan menjaga mutu serta kualitas agar bisa dipasarkan ke luar negeri,” katanya.
Ketua DPP LMB, Datok Farizal, mengapresiasi keberhasilan Koperasi Karimun Kepri mengikuti ajang pameran koperasi dan UMKM di Johor Malaysia.
Ia menilai keikutsertaan tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas pasar produk UMKM Kepri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semoga hal ini menjadi pendorong ekonomi daerah agar lebih maju dan jumlah ekspor hasil UMKM Kepri ke luar negeri bisa terus meningkat,” ujar Farizal saat ditemui di Batam Center, Rabu (9/9/2026).
Dukungan juga disampaikan tokoh masyarakat Kepri, Andi Virgo. Ia menilai program koperasi dan UMKM perlu terus diperkuat karena berpotensi membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha.
“Kami sangat mendukung program koperasi dan UMKM demi membuka lapangan kerja lebih luas dan menambah pendapatan para pengusaha UMKM,” katanya. (Defran)













Discussion about this post