Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang telah memobilisasi sedikitnya 208 ton air bersih untuk warga yang terdampak krisis pasokan dalam kurun waktu 48 jam terakhir.
Tim gabungan bekerja maraton hingga dini hari guna menjangkau titik-titik pemukiman padat dan fasilitas umum yang mengalami kekeringan sejak Sabtu (28/3/2026).
Angka 208 ton tersebut merupakan akumulasi distribusi yang melibatkan kekuatan penuh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PDAM, serta sejumlah sumber air bersih lainnya.
Pemerintah memastikan bahwa pergerakan armada pengangkut air tidak berhenti demi menjamin hak dasar warga terpenuhi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan bahwa intensitas penyaluran ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap keluhan warga di berbagai wilayah.
“Selama dua hari ini, total penyaluran air bersih telah mencapai sekitar 208 ton. Distribusi ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan, sesuai arahan Wali Kota, hingga kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi,” ujar Teguh, Minggu (29/3/2026) malam.
Operasi kemanusiaan ini bahkan menembus waktu istirahat warga. Pada Minggu dini hari, tim menyuplai 5 ton air ke Masjid Al Amin di Jalan Sultan Sulaiman, disusul 4 ton ke Perumahan Bumi Intan Sari, dan 5 ton untuk kawasan Pamedan.
Memasuki pagi hingga malam hari, armada tangki kembali menyisir belasan lokasi lainnya.
Kawasan Kampung Sei Carang menerima pasokan terbesar mencapai 12 ton, diikuti wilayah Puncak Indah sebesar 10 ton, dan Perumahan Griya Bestari Permai sebanyak 9 ton.
Pemko juga mengirimkan bantuan ke Komplek Bintan Center, Perumahan Sri Gading, hingga kawasan Dompak.
Teguh menambahkan, koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar penyaluran air berjalan merata dan tidak menumpuk di satu titik saja. Tim di lapangan terus memantau pemutakhiran data wilayah yang belum tersentuh bantuan.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Jika masih terdapat wilayah yang membutuhkan, tentu akan segera kami tindaklanjuti. Pemkot pastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.
Hingga saat ini, iring-iringan tangki air bersih masih bergerak menyisir jalanan kota.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berkomitmen melakukan evaluasi harian guna menyesuaikan jadwal dan volume distribusi sesuai dengan tingkat urgensi di setiap lingkungan. (Red)












Discussion about this post