Lidiknusantara.com, Karimun – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menjadikan peringatan malam Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara nilai keagamaan dan pembangunan daerah.
Dalam acara Tabligh Akbar yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (5/3/2026) malam, ia memaparkan sederet program strategis mulai dari pemerataan listrik hingga jaminan sosial bagi puluhan ribu nelayan.
Ansar Ahmad yang hadir bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan semangat Al-Qur’an.
Salah satu capaian yang menonjol adalah tingkat elektrifikasi atau penyambungan listrik di Kepulauan Riau yang kini telah menyentuh angka 99,92 persen.
“Pemerintah terus berupaya memperluas jaringan listrik melalui program Kepri Terang agar seluruh masyarakat di pulau-pulau dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh,” ujar Ansar di hadapan ribuan jemaah.
Selain urusan energi, Gubernur juga menyoroti perlindungan bagi para pekerja laut.
Pemerintah Provinsi Kepri secara konsisten memberikan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada sekitar 31 ribu nelayan setiap tahunnya.
Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi warga pesisir dalam mencari nafkah.
Terkait makna spiritual Nuzulul Qur’an, Ansar mengajak umat Islam di Bumi Segantang Lada untuk menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman dalam menghadapi persoalan hidup.
Ia mendorong penguatan pendidikan agama di tingkat dasar dengan memberikan insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta mengirimkan 50 tenaga ustadz untuk bertugas di wilayah pedalaman dan pulau-pulau terpencil.
“Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk tetap teguh hingga penghujung Ramadan. Al-Qur’an adalah firman Allah yang berisi petunjuk. Karena itu, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai solusi bagi kehidupan kita,” tegas Ansar.
Di bidang kesehatan, pemerintah daerah kini tengah menyiapkan lompatan besar dengan membiayai beasiswa untuk 58 calon dokter spesialis.
Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga medis ahli di berbagai rumah sakit daerah agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan kesehatan khusus.
Acara yang menghadirkan ceramah agama dari Ustadz Abdil Muhadir Ritongga ini juga menjadi ajang silaturahmi tokoh penting daerah.
Terlihat hadir mendampingi Gubernur antara lain Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumala Sari, hingga mantan Gubernur Kepri periode 2016–2021, Nurdin Basirun.
Peringatan Nuzulul Qur’an ini ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan dan kedamaian Provinsi Kepulauan Riau, serta harapan agar generasi muda Kepri tumbuh menjadi generasi yang mencintai dan memahami isi Al-Qur’an. (Red)












Discussion about this post