Tanjungpinang, Lidiknusantara.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang akan menata ulang Lapangan Pamedan Ahmad Yani menjadi Taman Lansia dan Anak, ruang publik terpadu yang ramah bagi dua generasi.
Proyek ini menjadi bagian dari visi “Bima Sakti” yang diusung Wali Kota Lis Darmansyah dan Wakil Wali Kota Raja Ariza untuk mewujudkan kota inklusif dan berdaya sosial tinggi.
Dalam dialog di Studio RRI Tanjungpinang, Selasa (4/11/2025), Lis menjelaskan taman ini dirancang sebagai tempat rekreasi, interaksi sosial, dan aktivitas kreatif bagi anak-anak serta lansia.
“Kami ingin taman ini jadi ruang bermain anak sekaligus tempat berkegiatan bagi orang tua dan lansia,” ujarnya.
Ruang seluas 1,3 hektare itu akan dilengkapi lintasan jogging berbahan karet, lapangan mini soccer, area bermain anak, Rumah Kreatif Lansia, gazebo, musholla, dan plaza publik. Seluruh area dirancang ramah kursi roda dan aman bagi anak-anak.
Lis menyebut konsep Rumah Kreatif Lansia akan menjadi ikon taman ini. Di tempat itu, warga lanjut usia dapat membuat kerajinan, belajar seni, hingga mengikuti kegiatan sosial.
“Dua generasi bisa beraktivitas bersama, saling menguatkan,” jelasnya.
Proyek ini diperkirakan menelan biaya Rp10 miliar dan ditargetkan masuk APBD 2026, dengan dukungan tambahan dari APBN dan program CSR.
Dosen Sosiologi STISIPOL Raja Haji, Desmayeti, menilai inisiatif ini sebagai langkah maju. “Taman dua generasi bisa mengurangi kesepian pada lansia sekaligus memperkuat ikatan keluarga,” ujarnya.
Warga pun menyambut positif rencana tersebut dan berharap taman baru itu menjadi simbol kebersamaan warga Tanjungpinang. (red)













Discussion about this post