Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau bergerak cepat menangani rentetan insiden pohon tumbang di sejumlah titik, Selasa (7/4/2026).
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang melanda sejak pagi memicu gangguan pada jaringan listrik dan akses jalan warga.
Salah satu titik terdampak cukup parah berada di Perumahan Kijang Kencana 3 Blok A, Km 11. Sebuah pohon cemara berukuran besar roboh dan menimpa kabel listrik sekitar pukul 11.00 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, posisi pohon yang tersangkut di kabel listrik sempat memicu kekhawatiran warga akan potensi korsleting.
Agung, salah seorang warga, menceritakan bahwa angin kencang membuat pohon cemara tersebut tak berdaya. Menurutnya, karakteristik pohon dengan sistem perakaran tertentu menjadi pemicu utama robohnya vegetasi tersebut.
“Anginnya cukup kuat, jadi pohon cemara yang tinggi itu tidak mampu bertahan dan akhirnya tumbang. Akarnya bukan akar tunggal, jadi kurang kuat menahan angin,” tutur Agung di lokasi kejadian.
Merespons laporan warga, tim BPBD tiba di lokasi pada pukul 11.56 WIB. Setiba di lokasi, petugas berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan keamanan aliran listrik.
Setelah dipastikan aman, petugas memotong batang pohon dengan gergaji mesin, lalu mengevakuasinya menggunakan mobil operasional. Proses pembersihan lahan ini tuntas sepenuhnya pada pukul 12.54 WIB.
Koordinator Lapangan BPBD Kota Tanjungpinang, Jarot Endratno, menjelaskan bahwa operasi darurat ini dilakukan secara simultan di beberapa wilayah. Selain di Kijang Kencana, petugas juga menangani dampak cuaca ekstrem di kawasan Senggarang dan Pantai Impian.
“Selain di Kijang Kencana, penanganan juga dilakukan di Senggarang dan Pantai Impian. Di Senggarang, penanganan dilakukan oleh PLN karena pohon tumbang mengenai kabel tegangan tinggi,” jelas Jarot.
Sementara itu, di kawasan Pantai Impian, petugas BPBD mengevakuasi pohon mangga yang tumbang hingga mengenai jaringan listrik dan bangunan rumah warga.
Jarot memastikan seluruh lokasi tersebut kini sudah kembali kondusif dan aman untuk dilalui masyarakat.
Mengingat kondisi cuaca yang fluktuatif, BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang memiliki pohon besar di sekitar hunian.
Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan secara instan.
“Silakan menghubungi petugas BPBD di nomor 0813-7402-2815 jika terjadi kejadian serupa,” pungkas Jarot. (Red)













Discussion about this post