Lidiknusantara.com, Tanjungpinang – Sempat dikeluhkan publik dan diberitakan sulit dikonfirmasi terkait dugaan maladministrasi pada Senin (19/1/2026) lalu, Pimpinan BRI Unit Pinang Kencana Batu 9, Sandy, akhirnya angkat bicara.
Kesan tertutup atau pelayanan yang dinilai lambat karena pimpinan sedang tidak di tempat, ternyata terjawab dengan fakta lain.
Sandy meluruskan bahwa ketidakhadirannya saat itu bukan bentuk pengabaian terhadap konfirmasi media atau keluhan AA. Tetapi karena pihaknya sedang mengejar prioritas utama dalam menyelesaikan masalah dengan langsung ke lapangan.
Saat ditemui media ini, Selasa (20/1/2026), Sandy menjelaskan bahwa langkahnya turun ke lapangan adalah bentuk tanggung jawab untuk mencari solusi konkret dan bukan bermaksud mengabaikan.
“Saya bukan tidak mau menanggapi AA atau media, melainkan saya harus membagi prioritas. Prioritas kami tentu mencari nasabah terlebih dulu, karena memang masalah ini intinya antara nasabah itu dan BRI. Dalam surat perjanjian pinjaman pun tidak melibatkan AA secara langsung,” terangnya mengklarifikasi kesalahpahaman sebelumnya.
Terkait informasi dari security yang sebelumnya menyebut pimpinan sedang cuti sehingga sulit ditemui, Sandy menegaskan bahwa timnya memang sedang bekerja aktif mendatangi nasabah. Ia menepis anggapan bahwa manajemen sengaja membiarkan masalah berlarut-larut.
“Saya memang dari Kamis lalu sedang cuci untuk berobat. Tapi tim kami tetap datang menemui nasabah itu untuk mencari solusi yang terbaik,” tegasnya.
Sebagai bukti keseriusannya, Sandy menunjukkan dokumentasi foto yang membuktikan bahwa pihaknya telah mendatangi nasabah yang bersangkutan.
Masalah Tuntas, BRI Tuai Apresiasi
Permasalahan ini berakhir dengan suasana kekeluargaan. Setelah memberikan keterangan pers, Sandy langsung menggelar mediasi antara pihaknya dengan AA dan nasabah yang bersangkutan.
Langkah itu terbukti membuahkan hasil positif. Kesepakatan pun tercapai. Saat ini BPKB telah dikembalikan kepada AA melalui nasabah, dengan komitmen nasabah tetap melunasi kewajibannya di BRI Unit Pinang Kencana.
Respons cepat dan solusi yang ditawarkan Sandy mengubah persepsi miring sebelumnya. AA yang sempat kecewa, kini memberikan apresiasi tinggi kepada Pimpinan BRI Unit Pinang Kencana tersebut.
“Saya mengapresiasi Pak Sandy yang profesional dan bijak menangani permasalahan ini. Semoga BRI terus meningkatkan pelayanannya, sesuai slogan ‘Melayani Dengan Setulus Hati’ dan ‘Satu Bank Untuk Semua’,” ucap AA menutup pertemuan tersebut. (Red)














Discussion about this post