Karimun, Lidiknusantara.com – Festival Jong Nusantara 2026 resmi berakhir di Pantai Indah Pangke, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Minggu (11/1/2026). Ajang permainan tradisional perahu layar khas Melayu ini menyedot perhatian publik, menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, sekaligus mengangkat Karimun sebagai pusat budaya jong di kawasan Selat Malaka.
Sejak pagi hingga penutupan, ribuan warga memadati pesisir Pantai Indah Pangke untuk menyaksikan adu ketangkasan jong. Lomba berlangsung ketat dan atraktif, mempertemukan tim-tim terbaik dari Kepulauan Riau dan Malaysia dalam dua kategori utama, Jong Pendek dan Jong Panjang.
Ketua Umum Persatuan Pemuda Meral (Pameral), Rusdi, menyatakan festival berjalan sesuai target. Ia menegaskan keberhasilan ini lahir dari kerja kolektif panitia, dukungan masyarakat, dan partisipasi peserta lintas daerah dan negara. Menurutnya, Jong Nusantara telah membuktikan diri sebagai magnet budaya dan wisata Karimun.
Kepala Desa Pangke, Junaidi, menilai festival ini memberi dampak langsung bagi desa, terutama pergerakan ekonomi warga dan UMKM. Ia mendorong agar Jong Nusantara masuk kalender tetap pariwisata daerah dan digelar rutin setiap tahun. Ia juga meminta pemerintah daerah mengarahkan pengembangan Pantai Indah Pangke dari kawasan industri menuju destinasi wisata budaya.
“Masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Wisatawan datang, UMKM bergerak, dan budaya hidup kembali,” ujar Junaidi.
Mewakili Bupati Karimun, Kepala Dinas Pariwisata Muhd Tahar menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh keberlanjutan Festival Jong Nusantara. Ia berkomitmen menyampaikan seluruh aspirasi desa dan penyelenggara kepada Bupati Karimun sebagai dasar penguatan agenda pariwisata berbasis budaya.
Festival Jong Nusantara 2026 juga mencatat sejarah. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, secara resmi membuka ajang ini. Kehadirannya mempertegas nilai strategis Jong Nusantara sebagai ikon budaya dan diplomasi kultural di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Jong Nusantara sendiri merupakan upaya menghidupkan kembali tradisi perahu layar mini khas Melayu yang telah mengakar di Karimun selama puluhan tahun. Melalui kompetisi, edukasi, dan atraksi wisata, Pameral dan masyarakat Pangke menempatkan jong sebagai wajah baru pariwisata budaya Karimun.
Hasil Lengkap Festival Jong Nusantara 2026
Kategori Jong Pendek
Juara I: Jong Sumpit – Desa Jang, Kecamatan Moro
Juara II: Jong Perompak Laut – Kecamatan Moro
Juara III: Jong Centeng – Serkat 1, Malaysia
Juara IV: Jong Kuda Pacu – Keban, Kecamatan Sugi Besar
Kategori Jong Panjang
Juara I: Jong Pusaka Riau – Malaysia
Juara II: Jong Petir – Kecamatan Sugi
Juara III: Jong King Jong Un – Kecamatan Moro
Juara IV: Jong Raja Elang – Rawa Jaya, Kecamatan Sugi. (Red)














Discussion about this post